Sunday, April 17, 2011

Sajak Orang-Orang Yang Tergusur | Holy Adib


Sajak Orang-Orang Yang Tergusur
Holy Adib

hari ini kami harus pergi meninggalkan rumah
yang berpuluh-puluh tahun kami huni tempat kami mencipta,
membesarkan dan mendidik anak cucu kami
sebab kami tiada punya hak menempati tanah ini

kami hanya bisa menyaksikan
saat gajah-gajah besi itu merobohkan kenangan-kenangan
yang tersusun rapi di balik dinding rumah yang kami bangun dulu

tangis bocah-bocah mungil tangis kakek nenek yang menggigil
tangis ayah ibu kami yang mengerdil tak mampu menyentuh hati mereka
yang kami harapkan bisa menunda atau memberi waktu sebentar saja
untuk kami berkemas mengumpulkan sisa-sisa tenaga
meninggalkan rumah satu-satunya yang kami punya

kemana kami akan pergi membawa kaki yang kehilangan langkah ini
sedang rumah Tuhan pun tak mau menerima kami
yang selama ini kami yakini suci

sementara mereka hanya bisa berkata “kasihan sekali nasib mereka, ya”

ah, sudahlah tiada guna menyumpah-nyumpah
kami hanya sampah yang mengotori tatanan kota
karna itu kami harus pindah
demi terwujudnya pembangunan yang bersahaja

Padang, 20 Oktober 2010

Anda sedang membaca kumpulan/contoh/artikel/puisi/sajak/pantun/syair/tentang/tema/bertema/judul/berjudul Sajak Orang-Orang Yang Tergusur | Holy Adib dan anda bisa menemukan kumpulan/contoh/artikel/puisi/sajak/pantun/syair/tentang/tema/bertema/judul/berjudul Sajak Orang-Orang Yang Tergusur | Holy Adib ini dengan url http://kumpulankaryapuisi.blogspot.com/2011/04/sajak-orang-orang-yang-tergusur-holy.html,anda juga bisa meng-click kumpulan/contoh/artikel/puisi/sajak/pantun/syair/tentang/tema/bertema/judul/berjudul Sajak Orang-Orang Yang Tergusur | Holy Adib Tetapi dilarang merubah isi maupun mengganti nama penyair/pengarang nya karena bertentangan dengan HAKI, semoga anda ter-inspirasi dengan karya Sajak Orang-Orang Yang Tergusur | Holy Adib salam Karya Puisi

0 comments:

Post a Comment

Loading
 

kumpulan karya Puisi | Copyright 2010 - 2016 Kumpulan Karya Puisi |