Wednesday, April 13, 2011

Masih, Meski Bukan yang Dulu


Masih, Meski Bukan yang Dulu
Saut Poltak Tambunan

Risaukan apa lagi, kekasihku.
Masih ada taman ini menjulurkan rindangnya untuk kita berteduh.
Masih ada rumpun semak untuk kita sembunyi bercumbu.
Masih ada kupu-kupu putih mungil melintas di atas kepala kita.
Masih, meski semua itu bukan yang dulu.

Risaukan apa lagi, kekasihku.
Masih ada langkah yang bisa kita ayun bersama, meski sedikit goyah terseret.
Masih ada helai rambut yang harus kusibak di keningmu
untuk dapat membisikkan suara dari hatiku, meski mulai memutih.
Pendengaran kita mungkin mulai berkurang,
tetapi kita selalu sudah mendengar sebelum kita mulai mengatakannya.

Risaukan apa lagi, kekasihku, aku selalu ada,
meski semakin meski..

spt, mei 2009

Anda sedang membaca kumpulan/contoh/artikel/puisi/sajak/pantun/syair/tentang/tema/bertema/judul/berjudul Masih, Meski Bukan yang Dulu dan anda bisa menemukan kumpulan/contoh/artikel/puisi/sajak/pantun/syair/tentang/tema/bertema/judul/berjudul Masih, Meski Bukan yang Dulu ini dengan url http://kumpulankaryapuisi.blogspot.com/2011/04/masih-meski-bukan-yang-dulu.html,anda juga bisa meng-click kumpulan/contoh/artikel/puisi/sajak/pantun/syair/tentang/tema/bertema/judul/berjudul Masih, Meski Bukan yang Dulu Tetapi dilarang merubah isi maupun mengganti nama penyair/pengarang nya karena bertentangan dengan HAKI, semoga anda ter-inspirasi dengan karya Masih, Meski Bukan yang Dulu salam Karya Puisi

0 comments:

Post a Comment

Loading
 

kumpulan karya Puisi | Copyright 2010 - 2016 Kumpulan Karya Puisi |