Thursday, March 24, 2011

Puisi Bertema Nasehat | Nasehat untuk Adikku (2)


Nasehat untuk Adikku (2)
Agustinus Wahyono

narsis overdosis
egois overdosis
arogan kebablasan
kemayu kelewatan

selalu minta didengarkan
nasehat orangtua ditinggalkan
mudah menolak mentahmentah
susah menerima diri punya lemah

seperti pepatah:
buruk rupa cermin dipecah
jatuh dalam jeratsyahwat bersama suami orang
masih saja menuding orang lain sebagai biang

: sampai kapan engkau akan begitu, sayang?


babarsariyogya, 25 februari 2005

Anda sedang membaca kumpulan/contoh/artikel/puisi/sajak/pantun/syair/tentang/tema/bertema/judul/berjudul Puisi Bertema Nasehat | Nasehat untuk Adikku (2) dan anda bisa menemukan kumpulan/contoh/artikel/puisi/sajak/pantun/syair/tentang/tema/bertema/judul/berjudul Puisi Bertema Nasehat | Nasehat untuk Adikku (2) ini dengan url http://kumpulankaryapuisi.blogspot.com/2011/03/puisi-bertema-nasehat-nasehat-untuk.html,anda juga bisa meng-click kumpulan/contoh/artikel/puisi/sajak/pantun/syair/tentang/tema/bertema/judul/berjudul Puisi Bertema Nasehat | Nasehat untuk Adikku (2) Tetapi dilarang merubah isi maupun mengganti nama penyair/pengarang nya karena bertentangan dengan HAKI, semoga anda ter-inspirasi dengan karya Puisi Bertema Nasehat | Nasehat untuk Adikku (2) salam Karya Puisi

0 comments:

Post a Comment

Loading
 

kumpulan karya Puisi | Copyright 2010 - 2016 Kumpulan Karya Puisi |