Thursday, September 23, 2010

RENCANA | Puisi Gita Nuari



RENCANA

Gita Nuari

sudah kau semir sepatumu. tapi diluarhujan akan melunturkan semua lapisan semu kenapa harus ketemu jam 9 pagi? bukankah lebih baik jam segitu ada dibalik meja kerja merenungkan masa depan yang monoton lalu merubahnya dengan menu kerja yang lebih baik. lalu kita berdemo di sepanjang kota, menyumbat perekonomian para pelipat nasib kita?

anak-anak kita rajin mengacungkan tangan di kelas, menuding gurunya malas tersenyum mereka merasa kepalanya dijejali tumpukan cita-cita sebuah masa depan yang belum jelas, bisa terbang seperti pesawat. ah, anak-anak kita adalah simbol kehidupan. akar rumah tangga yang spesifik. kenapa harus kita kenakan mereka baju perang di dalam rumah?

Depok, 2010


Anda sedang membaca kumpulan/contoh/artikel/puisi/sajak/pantun/syair/tentang/tema/bertema/judul/berjudul RENCANA | Puisi Gita Nuari dan anda bisa menemukan kumpulan/contoh/artikel/puisi/sajak/pantun/syair/tentang/tema/bertema/judul/berjudul RENCANA | Puisi Gita Nuari ini dengan url http://kumpulankaryapuisi.blogspot.com/2010/09/rencana-puisi-gita-nuari.html,anda juga bisa meng-click kumpulan/contoh/artikel/puisi/sajak/pantun/syair/tentang/tema/bertema/judul/berjudul RENCANA | Puisi Gita Nuari Tetapi dilarang merubah isi maupun mengganti nama penyair/pengarang nya karena bertentangan dengan HAKI, semoga anda ter-inspirasi dengan karya RENCANA | Puisi Gita Nuari salam Karya Puisi

0 comments:

Post a Comment

Loading
 

kumpulan karya Puisi | Copyright 2010 - 2016 Kumpulan Karya Puisi |