Wednesday, August 25, 2010

Konversasi dengan Bayang-bayang, 2


Konversasi dengan Bayang-bayang, 2
Hasan Aspahani

ketika ada dia yang pamit diri,
yakinkah dia sungguh hendak pergi?

ketika senja pamit, yakinkah ia tak
lagi tenggelam bersama matahari?

aku tak tahu, sebab pagi terlalu lama,
dan siang seperti enggan lagi berkelana

episode rintik adalah tangis matahari,
adalah sinandung rindu rembulan ini

karena itu kubiarkan payung kuncup,
sebab tangis matahari, dan rindu rembulan
telah lama kunanti dalam ini perjalanan.

Mar 2003



Anda sedang membaca kumpulan/contoh/artikel/puisi/sajak/pantun/syair/tentang/tema/bertema/judul/berjudul Konversasi dengan Bayang-bayang, 2 dan anda bisa menemukan kumpulan/contoh/artikel/puisi/sajak/pantun/syair/tentang/tema/bertema/judul/berjudul Konversasi dengan Bayang-bayang, 2 ini dengan url http://kumpulankaryapuisi.blogspot.com/2010/08/konversasi-dengan-bayang-bayang-2.html,anda juga bisa meng-click kumpulan/contoh/artikel/puisi/sajak/pantun/syair/tentang/tema/bertema/judul/berjudul Konversasi dengan Bayang-bayang, 2 Tetapi dilarang merubah isi maupun mengganti nama penyair/pengarang nya karena bertentangan dengan HAKI, semoga anda ter-inspirasi dengan karya Konversasi dengan Bayang-bayang, 2 salam Karya Puisi

0 comments:

Post a Comment

Loading
 

kumpulan karya Puisi | Copyright 2010 - 2016 Kumpulan Karya Puisi |