TebuKedung Darma Romanshahiruplah wangi tubuhkukau akan tahuke mana dialamatkan darahku:kota-kota yang dikristalkandi buku-buku yang berdebu.hiruplah bau tubuhkudari tulang-tulang besi berkaratketel yang terbatuk-batukpipa-pipa yang macetdan limbah gula yang kecut.rasakan perasan keringatkudi segelas teh hangatsambil duduk manisnonton gosip selebritis,iklan coca-cola, pepsidan berita korupsiyang tak pernah mati.di sebuah minggu yang cerahapril yang basah.pabrik-pabrik menanamkugetah tubuhku dikristalkandijual di toko-toko.dan supermarket menanam tebu-tebu asinglalu toko-toko meranggasmasa lalu kembali tumbuh di kota-kotadan kita menjadi kutukannyasebab sejarah menanamkudalam buku-buku.minumlah akuairmata yang meretas dari tubuh kuruskuagar kau tahu pahitnya kenanganYogya, 2012
Showing posts with label Kedung Darma Romansha. Show all posts
Showing posts with label Kedung Darma Romansha. Show all posts
Saturday, January 19, 2013
Puisi Tebu | "Pahitnya Kenangan, Pahitnya Pengkhianatan"
0 komentar Saturday, January 19, 2013 Diposting oleh kumpulankaryapuisiThursday, December 27, 2012
Puisi Barangkali Ada yang Ingin Kau Tanyakan | Kedung Darma Romansha
0 komentar Thursday, December 27, 2012 Diposting oleh kumpulankaryapuisiBarangkali Ada yang Ingin Kau TanyakanKedung Darma Romanshahujan tumpahlangit meludah.kita berkemasdari masa lalu yang cemas.pertemuan kita tersangkut di jalantenggelam dalam secangkir kopi hitammasa silam yang dingin.dering telponbunyi alarmmengingatkan mimpi semalampada senyummu yang basahmulutmu yang resah.kita cerita tentang kursi-kursi yang berdeburuang tamu yang berantakanuang kontrakan yang belum dibayardan bau pesing kamar mandi.apa yang kau ramalkan dari masa lalu saudara?ramalan nasib yang membelot dari rencanapertemuan yang tak terbayangkan sebelumnyajadi hantu di tubuhmutumbuh serupa tulang dan rambut di kepalamu.Yogyakarta, 2004-2011http://oase.kompas.com/read/2012/07/02/15341557/Puisi-puisi.Kedung.Darma.Romansha
Tuesday, November 27, 2012
Puisi Hikayat Perkawinan | Kedung Darma Romansha
0 komentar Tuesday, November 27, 2012 Diposting oleh kumpulankaryapuisi
Hikayat PerkawinanKedung Darma Romanshabulan ngantukbersandar di punggung malamangin mengantarkan masa lalu yang dingindan suara-suara seperti roh masa silamyang ingin mencekikmu dari belakang.siapa yang kehilangan?siapa yang akan melengkapi tubuhmu?ada semacam bau syahwatyang akan menyumbat hidungmu.dan kau mengendus-endus bagai anjing laparyang kehilangan tuannya.sementara takdir sudah lebih dulumendapati surga yang sepiketika dunia dalam diriingin mendapatkan tempatnya.kita selalu mengulangi takdir yang samadosa yang samaselalu menjadi lupabahwa baik-buruk dapat tempat yang sama.inilah awal mula perkawinan ituyang bikin kita terusir dari diri sendirirumah yang dulu mengusirmu di sini.Sanggar Suto, 2012http://oase.kompas.com/read/2012/07/02/15341557/Puisi-puisi.Kedung.Darma.Romansha
Subscribe to:
Posts (Atom)

