Puisi Untukmu
Dina Purnama Sari
Sepotong senja untuk kekasihku….
Di gelapnya kabut hatiku…
Kau membuatku terluka begitu dalam….
Hingga membuatku panas dalam….
Serangkaian kata membuatku tak sanggup berkata…
Apakah mata ini akan tetap terbuka…
Hingga, sejumput asa membuatku berlinang airmata….
Airmata buaya yang tak terbuka….
Apa lagi yang akan kau tawarkan kini…
Usia senjakah?
Kehangatan kata manis?
Pelukan di ujung hari?
Entahlah….
Sungguh, aku tak pandai berpuisi….
Namun, kau terus memaksaku untuk membuatkannya….
Ah, entahlah….
Apakah ini yang dinamakan puisi, aku pun tak tahu….
Demi kamu, aku berusaha….
Membuatkan sejumlah kata manis….
Semanis senyumku….
Semanis wajahku….
Ya, puisi ini untukmu….
05 Maret 2012
Showing posts with label Dina Purnama Sari. Show all posts
Showing posts with label Dina Purnama Sari. Show all posts
Monday, April 30, 2012
Puisi Untukmu | Dina Purnama Sari
0 komentar Monday, April 30, 2012 Diposting oleh kumpulankaryapuisiFriday, April 13, 2012
Puisi Diam-Diam | Dina Purnama Sari
0 komentar Friday, April 13, 2012 Diposting oleh kumpulankaryapuisiDiam-Diam
Puisi Dina Purnama Sari
Diam-diam, kita bertukar nomor telepon….
Diam-diam, kita saling bertukar kabar melalui e-mail rahasia….
Diam-diam, kita saling bertukar sapa melalui jaringan satelit….
Ya, diam-diam saja….
Diam-diam itu menyenangkan….
Karena….
Tak ada seorang pun yang tahu….
Yang tahu hanya kau, aku, dan Dia….
Yang lain? Kita bekali lakban hitam lebar….
Atau, kita bekali mereka sejumlah lembaran rupiah berwarna biru….
Aku bertemu kau sore ini….
Kau diam, aku pun diam….
Aku diam, kau lebih diam….
Ah, senangnya diam-diam….
Kau membohongiku dalam diam,
pun demikian halnya denganku,
membohongimu dalam diam,
diam dan diam….
Bukankah, diam-diam itu (kadang) menyenangkan?
06 Maret 2012
sumber : fiksi.kompasiana.com
Subscribe to:
Posts (Atom)


