Showing posts with label Tema Matahari. Show all posts
Showing posts with label Tema Matahari. Show all posts

Thursday, January 10, 2013

Puisi Ayat Matahari | Edu Badrus Shaleh

0 komentar

AYAT MATAHARI
Edu Badrus Shaleh

Kudaki gunung-gunung hingga puncaknya
Kuselami lautan hingga dasarnya
Kukitari gulungan bumi sampai hilang katulistiwa
Hingga lepas dua kutubnya
Tetapi di langit cita-cita
Terasa senja masih jauh
Dan aku senantiasa…

Rembang, 2008

Friday, November 23, 2012

Puisi Wahai Matahari | Edu Badrus Shaleh

0 komentar


WAHAI MATAHARI
Edu Badrus Shaleh

Kutitipkan rindu dan sajak
Meski berat sungguh
Terbakar dadaku oleh gemuruh
Di antara himpitan besi dan bebatuan
Kucoba menahan serangan
Di antara resah yang berdetak
Kupertahankan cinta dan kata-kata
Padamu wahai langit cahya
Kupasrahkan seluruhnya
Hamparan hatiku
Bersama kubit gemintang

Rembang, 2008
http://oase.kompas.com/read/2012/07/31/20270023/Puisi-puisi.Edu.Badrus.Shaleh

Thursday, April 14, 2011

Puisi Matahari Baru | Fandy Hutari

0 komentar

Matahari Baru
Puisi Fandy Hutari

Terbit dengan terbata-bata, sekilas...
Resah, gelisah menatap hari kelabu...

Matahari baru, sedih dan lesu...
Kemarin dia tenggelam dan bercerita tentang bencana...
Matahari lama, tidur sudah tak berdaya...
Dia redup menyimpan sengsara...

Bandung, September 2004

Monday, July 5, 2010

Puisi Tentang Matahari "Matahari Minggu" | Sitor Situmorang

0 komentar

Matahari Minggu
Sitor Situmorang

Di hari Minggu di hari iseng
Di silau matahari jalan berliku
Kawan habis tujuan di tepi kota

Di hari Minggu di hari iseng
Bersandar pada dinding kota
Kawan terima kebuntuan batas

Di hari panas tak berwarna
Seluruh damba dibawa jalan

Di hari Minggu di hari iseng
Bila pertemuan menambah damba
Melingkar di jantung kota
Ia merebah pada diri dan kepadatan hari
Tidak menolak tidak terima


Tuesday, May 18, 2010

MATAHARI PEJAM

0 komentar

MATAHARI PEJAM
Isbedy Stiawan ZS

Serasa aku tak berada di kampung sendiri
Matahari telah lama pejam. Lidahku
kelu menghafal nama-nama sungai, kota,
dan jalan

Di sini begitu telanjang. Mataku luka!
Laut yang memuntahkan beribu gelombang
Seakan membawaku ke tengah lautan
Begitu jauh. Amboi! Mana jalan pulangku?
Kaukah yang menyimpan kasurku? Rumah yang
menidurkan ketentramanku mengapung
Bagai selancar dihidupkan gelombang:
Timbul dan tenggelam

Anak-anak. Tak usahlah membaca zaman
Hidup di sini begitu kejam
Terlunta-lunta di antara pasir
Dan kafe-kafe yang dihidupkan
oleh botol-botol alkohol

Kuta, Juni 1998


PADA KETINGGIAN MATAHARI | Puisi Bertema Matahari

0 komentar

PADA KETINGGIAN MATAHARI
Isbedy Stiawan ZS

pada ketinggian matahari
rumput-rumput berkeringat. tangannya
menggapaimu gelisah. hari yang penuh
pembantaian merebahkan nyalinya
hanya jerit. hanya jerit yang menggema
di padang-padang kerontang itu
kemudian senyap
kemudian senyap
sungai pun menerbangkan batu-batu

1987

MATAHARI DI LANGIT JAKARTA, SUATU SORE

0 komentar

MATAHARI DI LANGIT JAKARTA, SUATU SORE
Ari Saptaji

matahari menggantung capek di langit Jakarta
yang kelabu: tak kutangkap jiwamu
kota yang lesu oleh sibuk dan riuh

matahari, lingkaran yang besar dan merah
hilang gairah mencatat derunya. udara berasap
dan langit menyadap debu malam
yang membayang jatuh

lantas menyalalah: lampu-lampu yang menyedot itu,
gedung-gedung yang menelan itu - tak juga penuh

kota, ah, kota, kutahu hatimu:
semangkuk kacang yang menggerakkan liur Esau
dan memuntahkan air dari lubuk keakuannya

Jakarta, 1991

Saturday, May 1, 2010

Puisi Pendek Dua Baris Tema Matahari

0 komentar

MATAHARI
Ajip Rosidi

Kutembus mega yang putih, yang kelabu, yang hitam sekali
Di baliknya kucari yang terang : Sinar si matahari!


Share


 

kumpulan karya Puisi | Copyright 2010 - 2016 Kumpulan Karya Puisi |