Showing posts with label Khalil Kusairi. Show all posts
Showing posts with label Khalil Kusairi. Show all posts

Thursday, December 27, 2012

Puisi Menanti | Khalil Kusairi

0 komentar

Menanti
Khalil Kusairi

Menantiiiiiiii.....................
apa yang mau kamu nanti
tidak bosankah kamu berdiri
sendiri...............
bingung............

pergi, pergi sajalah kamu
jangan menyiksa diri
aku tidak rela kamu mati
menjadi batu berdiri
bagai patung tugu yang menahan terik matahari

apa yang sebenarnya kamu nanti
apakah memang sifatmu begitu
yang suka menanti-nanti
hahahahahaha..................
dasar kamu tugu mati

14-Aug-2012
www.kabarindonesia.com

Tuesday, December 18, 2012

Puisi Curhatan Sang Pujangga | Khalil Kusairi

0 komentar

Curhatan Sang Pujangga
Khalil Kusairi

Aku bermimpi bertemu dengan kamu
Dalam mimpi itu kamu berkata kepadaku
Kita saling berjanji bersama dalam suka maupun duka
Ditengah keramaian orang-orang yang bersuka ria

Kita berjanji menyatukan  jiwa dan raga
Dan bersatu menempuh hari  esok yang lebih cerah
Tidak, tidak seperti hari ini
Cuaca mendung engkau juga ikut mendung

Jika cuaca panas entah apa yang akan terjadi selanjutnya
Apakah engkau akan panas jua seperti mentari kemarin siang
Cuaca panas mulai terbitnya sang fajar pagi
Hingga menjelang sore

Tetapi akhirnya malam malah jadi hujan
Semua orang akan kedinginan
Apalagi orang-orang yang tidak mempunyai tempat tinggal
Betapa sayangnya mereka itu

Apakah engkau juga akan memperlakukan aku seperti itu
Jika pagi engkau panaskan aku dengan tingkah lakumu
Dan jika malam kau sakiti aku dengan kedinginan sifatmu
Apakah engkau sudah lupa dengan janjimu dulu itu?
Jangan, jangan engkau perlakukan aku seperti itu
Karena aku tidak akan pernah rela  jika sikap mu begitu

08-Aug-2012
www.kabarindonesia.com

Wednesday, December 12, 2012

Puisi Terbang seperti Layang-layang | Khalil Kusairi

0 komentar

sumber gbr : gochengdoo.com

Terbang seperti Layang-layang
Khalil Kusairi

Andai aku seperti layang-layang
Aku akan terbang keawan
Terbang nan jauh melayang
Tak peduli walau angin

Menapis dan benang pun terlilit di badan
Akan ku gapai cita-cita ku
Walau rintangan menghadang
Ku tak akan takut jika hujan datang

Karena ku yakin pemilik ku akan menarik ku pulang
Ya Tuhan mengapa aku tidak dikaruniai bisa terbang
Aku tidak akan takut dan gentar
Walau angin topan menghadang

Karena ku yakin engkau akan melindungi ku
Ya Tuhan
Aku memang manusia yang tidak bisa terbang
Seperti layan-layang ...
Tetapi aku juga akan terbang

Tinggal menunggu waktu yang telah
Engkau takdirkan
Terbang...
Dengan kemampuan yang engkau berikan
Menuju hari esok yang lebih menantang
Ya Allah, Ya Tuhan izinkanlah aku terbang
Biarpun aku bukan layang-layang.

07-Jul-2012
www.kabarindonesia.com

 

kumpulan karya Puisi | Copyright 2010 - 2016 Kumpulan Karya Puisi |